Akhirnya.., kami terima berita via telepon yang mengabarkan bahwa istri dari sepupu istri saya meninggal dunia di rumah sakit Guangzhou China. Beberapa hal langsung terbersit dalam hati saya,
- Bahwa kami sedang diingatkan untuk selalu ingat tentang mati, kapan pun, di mana pun, tidak ada yang bisa menundanya.
- Bahwa ada keluarga yang sedang berduka di ujung sana, terutama sang suami dan mertuanya (ibunda sang almarhumah) yang sedang menunggui tanpa sanak keluarga di negeri China, terbayang betapa berat menghadapi musibah berat ini tanpa sanak keluarga yang dapat menghibur.
- Bahwa kehidupan dapat dengan mudah dibalik, diputar, diguncang, oleh sang Maha Kuasa. So bersiaplah, tidak ada yang kekal, ujian selalu akan datang cepat atau lambat.
- Bahwa…., kita harus segera meluncur ke rumah duka untuk menyampaikan rasa duka kami,
So, tepat tengah malam kita meluncur ke rumah duka di kawasan PI, dan bertemu dengan keluarga mertua serta anak-anak almarhumah yang belum mengerti apa yang terjadi (uh, shadow crossed my heart at that time).
Belum habis kesedihan keluarga besar, terdengar kabar terbaru, bahwa jenazah tidak dapat dengan segera dibawa pulang ke Indonesia karena seluruh negeri China sedang merayakan imlek, yang berarti Guangzhou bagaikan kota mati, ditinggal oelh sebagian besar penduduknya termasuk berbagai layanan publik, Jenazah baru bisa dibawa pulang ke Indonesia sekitar 6 hari setelah kematian, one more uh…
Empat hari setelah hari duka kami kembali berkunjung ke rumah duka, ternyata suami almarhumah telah lebih dulu pulang ke Indonesia, perasaan kami lebih tenang melihat sepupu istri saya tersebut sudah dapat menerima kepergian istrinya, dan sudah tidak larut dalam duka. Dari pembicaraan kami, beliau memang sudah lama menyiapkan hati untuk hal seperti ini, mengingat beberapa bulan terakhir kondisi almarhumah memang sudah teramat parah.
“Be ready, cause U don’t know when“
segala yang datang sudah jelas akan pergi (orang terkasih, rejeki kebahagiaan dsb), walau tidak nyaman saat kepergian … tapi lebih tidak nyaman bila kita tidak pernah menyadari bahwa kepergian itu pasti ada ….
mau tanya saja, barangkali tau prosedur bawa jenazah dari cina ke indonesia? barusan saja bapak mertua bos saya meninggal di cina, beliau seorang diri disana dengan mertua perempuannya. sudah tanya garuda suruh tanya garuda cina
Tks